18 December 2014
RSS Facebook Twitter
Tuesday, 12 March 2013 09:37

DANA INSENTIF DI SALAH GUNAKAN Featured

Written by 
Rate this item
(0 votes)
ilustrasi ilustrasi

LINGGA Keprionline.com - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Lingga, Saroha Hutagalung mengaku telah menyurati Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PTTK) terkait dugaan pemalsuan tanda tangan pengambilan dana insentif guru honor dan penjaga sekolah sebesar Rp409 juta yang dilakukan Rudianto. Surat yang dikirim beberapa waktu lalu itu untuk meminta klarifikasi terhadap dana tersebut.

 

 "Saya sudah surati dan panggil dia (Rudianto), Kasubag Perencanaan Disdikpora Lingga secara tertulis. Saya sudah panggil," ungkap Saroha.

Ia mengaku tidak tahu sama sekali terkait dengan dana  tersebut. Sebab sekretaris tidak menandatangani dana itu karena yang mempunyai wewenang adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan PPTK.

"Mana ada kewenangan surat pertanggungjawaban di sekretaris. Saya heran dan tidak tahu apa yan sebenarnya dilakukan oleh PPTK terhadap dana tersebut," katanya.

Sekedar diketahui, dana insentif 64 guru honor dan penjaga sekolah tahun 2012 telah cair. Namun, sebagian besar belum menerima insentif tersebut.

Adanya penyelewengan dana insentif ini diketahui setelah Disdikpora Lingga mengirim surat klarifikasi untuk mempertanyakan pengunaan dana insentif guru kepada PPTK Rudianto.

Atas surat ini, Rudianto memberikan jawaban melalui surat tertanggal 20 Februari. Dalam dokumen yang dipegang wartawan koran ini, Rudianto mengakui telah mengambil dana insentif 64 orang tersebut. Ia juga telah membuat surat pertanggungjawaban (SPJ) yang ditekennya.

Rudianto dalam surat itu menyebutkan, sebanyak Rp441,8 juta dana telah dikeluarkannya untuk keperluan di luar insentif. Ia meminta Disdikpora Lingga membayarkan dana itu.

Komisi III DPRD Lingga yang terus melakukan pengawasan terkait hal ini sudah mengantongi data daftar penerima insentif yang semuanya lengkap dengan penerima insentif.

"Ada indikasi pemalsuan tanda tangan di dalam daftar guru penerima insentif. Setelah kita cek ke beberapa sekolah, ada guru yang belum menerima. Ada yang sudah menerima separoh. Tapi mereka tak pernah tanda tangan," kata Rudi Purwonugroho, beberapa awaktu lalu.

Rudianto menanggapi surat dari dinas pendidikan menanggapi realisasi insentif dari dari Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD,P) tahun 2012 bahwa sanya amprah Isentif belum di tanda tangani yang berhak menerima.                                                                      

Rudianto mengakui Dana Isentif tesebut telah di pergunakan untuk menutupi, Piutang untuk kepentingan Kantor Disdikpora Lingga dan Lainnya yang telah berjalan selama satu (1Tahun Anggaran) .                                                                                                                                           

Rudianto juga menuliskan dalam surat Komfermasinnya , Daftar  Rincian Pengeluaran Pengunaan Dana Untuk Keperluan Disdikpora Lingga dan Lainnya ,Dari Dana Insentif Kabupaten Lingga.Pemakayan Dana tersebut .                                                                          

1 .Pinjaman a.n. Abdul Razak di Toko Bahagia tahun 2012. Rp 100.000.000. lengkap Kwitansi.                                                                                                                                     

2.Pinjaman A.n. Abdul Razak Transfer Rek.a.n.Supiani   Rp .15.000.000.Rek.BRI. Pekan Baru.                         

3.Pinjaman a.n. Abdul Razak (02-12-2011) .Rp 70.000.000. Rek .BRI. Pekan Baru                      

4.Pinjaman a.n Abdul Razak (Pengembalian Dana Perkuliahan Guru ) Rp 12.500.000.     

5.Pengembalian Pinjaman A.n .Drs Abdul Razak Kepada Ibu Mariati Rp 100.000.000. Kwitansi                                                                                                                                    

6.Pinjaman a.n.Abdul Razak ( Biaya Pengobatan ke Malaysia) Rp 15.000.000.                             

7.Pembayaran Bilboard Polres Lingga dan lainnya Rp 50.000.000. Kwitansu                    

8.Pembayaran sewa Hotel Ruang Rapat Tim Disdikpora Lingga (Htl Puria) 4.300.000.                

9. Penyetoran Bantuan untuk Pulau Berhala Rp. 75.000.000. Tunai melalui bendahara.    

Komisi III DPRD Lingga tidak bisa mentolerir keputusan yang diambil Rudianto. Menurut anggota komisi ini, keputusan yang diambil Rudianto dengan cara tidak membayarkan dana insentif kepada guru honor, penjaga sekolah/Tata Usaha dinilai telah melanggar hukum.

Menurut data yang diperoleh  dana insentif yang dialokasikan tahun 2012 (Januari-Desember) sebesar Rp409,6 juta. Dana tersebut diperuntukkan bagi guru non PNS daerah, Tata Usaha/Penjaga Sekolah. Setiap guru honor atau penjaga sekolah setiap bulannya menerima insentif antara Rp450 ribu-600 ribu.(tbn

Read 587 times Last modified on Wednesday, 13 March 2013 11:04
Get Adobe Flash player

KepriONLINE TV

Get Adobe Flash player

     Diterbitkan PT Berlian Maju Bersama @2013. Hak Cipta Dilindungi Undang-undang. Powered By  karimunsatu.com